Ekosistem esports internasional tumbuh dengan laju yang luar biasa selama satu dekade terakhir, berkembang dari komunitas akar rumput dan turnamen lokal menjadi industri yang benar-benar global. Namun, seiring esports makin matang, percakapan tidak bisa lagi hanya berfokus pada pertumbuhan. Tantangan sesungguhnya kini adalah membangun struktur yang dapat menopang ekosistem ini dalam jangka panjang.
Itulah tanggung jawab yang saya emban sebagai anggota Dewan Direksi International Esports Federation dan Ketua Komite Regulasi.
Di IESF, peran saya berfokus memperkuat kerangka tata kelola yang mendukung federasi internasional kami dan gerakan esports kelembagaan yang lebih luas. Bekerja di federasi yang mewakili 152 negara anggota merupakan tanggung jawab besar sekaligus kesempatan istimewa. Setiap federasi nasional beroperasi dalam lingkungan dan budayanya sendiri, tetapi semuanya terhubung oleh tujuan yang sama: membangun masa depan esports yang lebih kuat.
Tugas Komite Regulasi adalah membantu memastikan konsistensi, integritas, dan kepercayaan di seluruh ekosistem internasional ini. Tugas ini mencakup meninjau mosi dan kebijakan, menjaga standar etika, mendukung kerangka antidoping yang selaras dengan WADA, dan membantu menstandardisasi peraturan yang dapat diterapkan secara adil di semua federasi anggota.
Pada intinya, pekerjaan ini adalah tentang menciptakan bahasa tata kelola yang universal bagi esports, untuk memastikan atlet yang bertanding di berbagai belahan dunia didukung oleh prinsip keadilan, transparansi, dan integritas kompetisi yang sama.
Ke depan, pekerjaan saya di IESF dipandu oleh beberapa prioritas yang saya yakini penting bagi kematangan esports secara global.
Pertama, mengalihkan percakapan dari visibilitas ke dampak jangka panjang. Selama bertahun-tahun, keberhasilan dalam esports sering kali diukur terutama melalui jumlah penonton dan jangkauan daring. Meski metrik tersebut tetap penting, pertumbuhan yang berkelanjutan membutuhkan kepercayaan kelembagaan yang lebih kuat, stabilitas keuangan, dan tata kelola yang profesional. Dengan memperkuat kerangka regulasi dan menciptakan lingkungan yang aman dan transparan bagi para pemangku kepentingan, kami membantu membangun kredibilitas yang dibutuhkan untuk kemitraan dan investasi jangka panjang di seluruh ekosistem.
Prioritas kedua adalah mendukung pertumbuhan kelembagaan esports di seluruh dunia. Pembangunan berkelanjutan tidak bisa terjadi hanya di pasar-pasar utama. Federasi nasional harus diberdayakan di tingkat lokal melalui struktur yang diakui secara internasional, yang membantu mereka berhubungan dengan pemerintah, kementerian olahraga, komite Olimpiade, dan lembaga pendidikan. Kerangka tata kelola yang kuat menciptakan jalur menuju pengakuan dan dukungan yang lebih besar bagi atlet esports di seluruh dunia.
Prinsip penting lainnya bagi saya adalah bahwa tata kelola harus menjadi pendorong, bukan penghalang. Regulasi yang efektif bukan tentang membatasi pertumbuhan, melainkan tentang menciptakan stabilitas dan kepercayaan yang dibutuhkan agar pertumbuhan terus berlangsung secara bertanggung jawab. Kompetisi yang etis, transparansi operasional, dan standar yang konsisten adalah fondasi penting bagi masa depan esports internasional.
Saya bangga dengan kemajuan yang terus dicapai IESF di bidang-bidang ini, dan saya menantikan kelanjutan pekerjaan ini bersama federasi anggota dan mitra kami.
Bersama-sama, kami membantu membangun Dunia Esports yang lebih kuat, lebih aman, dan lebih bersatu.
Ido Brosh
Anggota Dewan Direksi IESF
Ketua Komite Regulasi IESF
